1. Jangan menggunakan komputer untuk menyakiti orang lain.
[Thou shalt not use a computer to harm other people.]
2. Jangan mengganggu pekerjaan komputer orang lain.
[Thou shalt not interfere with other people's computer work.]
3. Jangan mengintip file komputer orang lain.
[Thou shalt not snoop around in other people's computer files.]
4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri.
[Thou shalt not use a computer to steal.]
5. Jangan menggunakan komputer untuk memberikan saksi dusta.
[Thou shalt not use a computer to bear false witness.]
6. Jangan menggunakan software sebelum anda membayar copyrightnya.
[Thou shalt not copy or use proprietary software for which you have not paid.]
7. Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi atau kompensasi yang wajar.
[Thou shalt not use other people's computer resorces without authorization or proper compensation.]
8. Jangan membajak hasil kerja intelek orang lain.
[Thou shalt not appropriate other people's intellectual output.]
9. Pikirkan konsekuensi sosial dari program atau sistem yang sedang anda buat atau rancang.
[Thou shalt think about the social consequences of the program you are writing or the system you are designing.]
10. Thou shalt always use a computer in ways that insure consideration and respect for your fellow humans.
[Gunakan komputer dengan pertimbangan penuh tanggungjawab dan rasa hormat kepada sesama manusia.]
Minggu, 25 Juli 2010
Puisi Kasih
Kasih itu sabar
Kasih itu murah hati
ia tak cemburu
ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
ia tidak melakukan yg tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri
ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain
ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran
ia menutupi segala sesuatu,percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu,sabar menunggu segala sesuatu.
Ketika Kata "kasih/ia" diganti dgn kata "saya", apa yg anda rasakan? Apakah sudah merasa hebat dalam mengasihi org lain?
( Renungan : yohanes 13:34-35 )
Kasih itu murah hati
ia tak cemburu
ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
ia tidak melakukan yg tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri
ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain
ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran
ia menutupi segala sesuatu,percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu,sabar menunggu segala sesuatu.
Ketika Kata "kasih/ia" diganti dgn kata "saya", apa yg anda rasakan? Apakah sudah merasa hebat dalam mengasihi org lain?
( Renungan : yohanes 13:34-35 )
Sabtu, 24 Juli 2010
Kangen film Korea . . . .
kangen film korea . . .KAPAN YA? Korean Waves atau kata orang Korea Hallyu. Dari cerita cinta kakak beradik yang berakhir tragis ENDLESS LOVE, kisah penuh intrik HOTELIER, cerita musim panas SUMMER SCENT, kisah sedih STAIRWAY TO HEAVEN, lika liku kehidupan pasangan muda di WONDERFUL LIFE, kisah penuh tragedi Memories of Bali, cerita full komedi dan romantis Full House & Sassy Girl Chun Hyang, kisah banjir air mata Sorry I Love You, cerita penuh sejarah Jewel in The Palace, kisah cinta pangeran dan putri mahkota kerajaan di jaman modern PRINCESS HOURS. Juga cerita balas dendam yang berakhir cinta A love To Kill yang katanya ceritanya mirip dengan Sorry I Love You, lika liku kisah pasangan muda yang baru menikah dalam serial WEDDING dan tidak ketinggalan kisah sepupu pura-pura dengan segala intrik kebohongan yang berakhir cinta di MY GIRL . . . . . . . . . .HMMMMMMMMMMM I laft korean drama
the dream team - ss lazio 2000
Portieri:
Luca Marchegiani
Difensori:
Paolo Negro
Alessandro Nesta
Giuseppe Favalli
Guerino Gottardi
Giuseppe Pancaro
Sinisa Mihajlovic
Fernando Couto
Centrocampisti:
nedved
Lombardo
Giuseppe Venturin
Diego Fuser
Pavel Nedved
Roberto Baronio
Matias Almeyda
Sergio Conceiçao
Dejan Stankovic
Attillio Lombardo
Ivan de la Penà
Diego Simeone
Juan Sebastian Veron
Karel Poborsky
Dino Baggio
Stefano Fiore
Gaizka Mendieta
Attaccanti:
Casiraghi
Alen Boksic
Roberto Mancini
Marcelo Salas
Christian Vieri
Simone Inzaghi
Claudio Lopez
Hernan Crespo
Allenatore:
Sven Goran Eriksson
Luca Marchegiani
Difensori:
Paolo Negro
Alessandro Nesta
Giuseppe Favalli
Guerino Gottardi
Giuseppe Pancaro
Sinisa Mihajlovic
Fernando Couto
Centrocampisti:
nedved
Lombardo
Giuseppe Venturin
Diego Fuser
Pavel Nedved
Roberto Baronio
Matias Almeyda
Sergio Conceiçao
Dejan Stankovic
Attillio Lombardo
Ivan de la Penà
Diego Simeone
Juan Sebastian Veron
Karel Poborsky
Dino Baggio
Stefano Fiore
Gaizka Mendieta
Attaccanti:
Casiraghi
Alen Boksic
Roberto Mancini
Marcelo Salas
Christian Vieri
Simone Inzaghi
Claudio Lopez
Hernan Crespo
Allenatore:
Sven Goran Eriksson
Menjadi Manusia baru dengan Skripsi (Re-Posting)
Menjadi Manusia baru dengan Skripsi
Belakangan banyak mahasiswa mengeluh tentang semakin sulitnya proses menyusun tugas akhir skripsi di Program Studi Manajemen UMSU.
Untuk mengajukan judul saja mahasiswa harus membuat surat pernyataan tentang originalitas penelitian dan kebenaran lokasi penelitian di atas kertas bermaterai, membawa referensi jurnal-jurnal penelitian, menunjukkan persetujuan dari perusahaan dengan bukti stempel perusahaan di atas formulir pengajuan judul, dan segala hal yang memusingkan mahasiswa. Sepertinya, skripsi menentukan hidup matinya mahasiswa, kalau tidak ikut prosedur, maka mahasiswa bisa tamat riwayatnya. Sebagian mahasiswa mengeluh proses ini terlalu berat, sebagian menganggap skripsi adalah "momok" atau "hantu" yang menakutkan.
Memang belakang program studi membuat kebijakan seperti di atas, kebijakan terakhir adalah membuat surat pernyataan di atas kertas bermaterai. Sebenarnya hal ini tidak perlu dilakukan jika mahasiswa mengikuti prosedur yang telah ada selama ini. Hanya saja belakangan ditemui kasus adanya mahasiswa program studi lain yang memalsukan kop surat perusahaan sekaligus stempelnya. Tentu saja ini perbuatan tercela.
Mengantisipasi terjadinya kasus tersebut maka seluruh program studi sepakat untuk memberlakukan peraturan yang ketat dan terkesan berlebihan. Sebenarnya hal tersebut adalah wajar-wajar saja, untuk kebaikan mahasiswa sendiri dalam proses pembelajaran untuk bertindak benar, berlaku jujur, serius, dan bekerja keras dalam meraih sesuatu hal, termasuk meraih gelar kesarjanaannya.
Mengapa dari dulu hingga sekarang mahasiswa selalu mengalami permasalahan dalam menyelesaikan tugas akhir. Skripsi dianggap momok, hantu yang menakutkan. Skripsi cukup mampu menguras tenaga, pikiran, waktu, dan juga biaya. Skripsi dianggap sebagai sesuatu yang seolah-olah terlalu sakral.
Selain kasus-kasus di atas, mahasiswa kembali memiliki permasalahan seperti kasus-kasus sulitnya proses bimbingan skripsi kepada dosen. Banyak dosen terlalu kritis terhadap penelitian/skripsi mahasiswa, mereka harus melakukan revisi berulang-ulang karena skripsinya belum sempurna. Ada dosen yang rajin membatik setiap halaman skripsi mahasiswa dengan coretan-coretan yang kadang-kadang disertai kalimat-kalimat emosional. Beberapa dosen sibuk dengan statistik yang njelimet membuat pikiran terkuras. Ada juga kasus dosen yang sulit untuk ditemui di kampus karena banyak bisnis di luar atau penuh waktunya untuk mengajar di berbagai universitas lain, anehnya mereka tidak bersedia ditemui di rumah. Lalu harus dimana bertemu dan bagaimana bersikap?
Belum selesai sampai di situ, permasalahan terakhir adalah proses sidang meja hijau. Sidang meja hijau seolah-olah berubah menjadi ajang pembantaian. Beberapa mahasiswa mengalami shock, pingsan, menangis, tubuh berkeringat dingin. Sebagian kecil gagal dalam ujian dan harus mengikuti sidang ulang.
Namun, ada hikmah di sebalik semua proses penelitian dan menyelesaikan skripsi. Skripsi adalah proses pembelajaran untuk melatih otak (intelektual) dan emosional (psikologis), seperti:
* Melatih berpikir ilmiah
* Melatih menulis
* Melatih kejujuran
* Melatih kerja keras
* Melatih kedisiplinan
* Melatih kesabaran
Pertama, melatih berpikir ilmiah. Karena skripsi merupakan program penelitian ilmiah, maka dengan adanya skripsi maka mahasiswa diajak untuk belajar bagaimana berpikir ilmiah yakni rasional (masuk akal), empiris (berdasar pada fakta), dan sistematis (bertahap). Bayangkan seorang mahasiswa jika memiliki nilai-nilai seperti itu di dalam dirinya, maka ia akan menjadi seorang pengambil keputusan yang hebat, misalnya ketika bekerja seusai menyelesaikan pendidikan dan menjadi pimpinan atau manager di tempat ia bekerja. Karena sudah dibiasakan berproses ilmiah maka tidak ada masalah baginya untuk mengambil keputusan untuk sesuatu hal.
Kedua, melatih menulis. Aktivitas menulis, mengkonsep, tidak bisa terhindar dari diri kita. Begitu juga saat berada di dunia kerja, entah itu sebagai atasan yang selalu mengkonsep rencana-rencana strategis bagi organisasinya, atau sebagai bawahan yang kerap mengikuti instruksi atau perintah bawahan untuk mengkonsep sesuatu untuk keperluan tugas. Bayangkan, jika saat menjadi mahasiswa tidak pernah dibiasakan menulis, maka kegiatan konsep-mengkonsep akan menjadi permasalahan yang cukup berarti.
Ketiga, melatih kejujuran. Proses skripsi adalah proses pembelajaran kejujuran. Mengumpulkan data harus jujur, mengolah data harus jujur, demikian juga menganalisis data. Ada praktik-praktik bahwa skripsi mahasiswa tidak dirancang dengan keringat mereka sendiri. Mereka datang ke rental-rental komputer dan membayar dengan sejumlah uang tertentu. Ini artinya mahasiswa tidak bertindak jujur. Skripsi adalah milik diri si mahasiswa sendiri, maka yang mengerjakannyapun harus sendiri. Sering ada sindiran kepada mahasiswa, nanti kalau Anda sudah menikah dan pengen punya anak, bukankah kita yang berproduksi sendiri? Tidak minta orang lain untuk membuatkannya? Sindirannya terdengar sadis memang.
Ketiga, melatih kerja keras. Orang-orang yang sukses di dunia ini adalah mereka yang bekerja keras. Hampir tidak pernah kita mendengar ada orang yang malas tapi sukses dalam kehidupannya. Skripsi adalah proses untuk belajar bekerja keras. Seorang mahasiswa harus meluangkat waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mengumpulkan referensi, datang ke lokasi penelitian, mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, bimbingan, dan seterusnya. Hanya mahasiswa-mahasiswa yang punya keinginan keras yang bisa selesai dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula. Bayangkan bagaimana jika seorang mahasiswa hanya malas-malasan dikost, menonton TV, sibuk keluyuran atau pacaran, tetapi malas untuk mengerjakan tugas akhirnya, mereka akan tertinggal dibanding dengan rekan-rekannya yang bekerja keras memanfaatkan waktu mereka. Kadang-kadang ada mahasiswa yang tidak memiliki jiwa berjuang, gigih, dan mau berkorban. Mereka hanya berharap pertolongan orang lain, tidak memiliki keyakinan jika dirinya pun bisa melakukan.
Keempat, melatih kedisiplinan. Orang yang sukses adalah orang yang disiplin. Perusahaan-perusahaan besar dan profesional membutuhkan orang-orang seperti ini. Seandainya perusahaan tidak menerapkan disiplin, maka pekerjaan akan terbengkalai, target profit tidak akan tercapai, perusahaan tidak mampu membayar kompensasi yang layak kepada karyawannya. Lalu mengapa skripsi dikaitkan dengan kedisiplinan? Proses mengerjakan skripsi memerlukan kedisiplinan tinggi. Kita harus pandai merencanakan waktu dan taat kepada rencana yang telah dibuat. Misalnya kapan harus mengajukan judul, ke perusahaan, seminar, dan bertemu dengan dosen. Pada saat selesai bimbingan dengan dosen, kita perlu memaksanakan diri untuk segera menyempurnakan hasil koreksi dosen, bukannya memperlambat-lambat proses penyempurnaan yang hanya akan memperlambat waktu kita untuk bisa mengikuti sidang meja hijau dan wisuda sarjana.
Melatih kesabaran. Kadang-kadang proses skripsi cukup menyita emosional, seperti timbulnya stress karena menerima amarah dari dosen, kritisnya dosen dalam membimbing, belum lagi jika mengalami kesulitan dalam menjumpai dosen. Sebagai seorang manusia normal maka akan timbul feedback berupa benci, marah, dendam, dan perilaku psikologis lainnya kepada sang dosen. Namun tentu saja sebagai murid perlu patuh dan taat kepada sang dosen. Kita perlu bersikap bagaimana agar sang dosen tidak marah kepada kita saat berbicara kepada mereka, menemui, menelpon, atau memohon waktu kepadanya untuk bisa membimbing skripsi. Bagi sebagian dosen yang memiliki frekuensi kesibukan cukup tinggi, tentu akan mudah terpancing emosinya. Mahasiswa perlu memahami hal tersebut. Anggap saja angin lalu jika dosen meluapkan emosi. Paling-paling hanya sebatas itu saja, jarang ditemui dosen membawa emosinya sepanjang waktu, ia mudah melupakan kejadian sebelumnya. Hari-hari mendatang ia akan bersikap normal kembali.
Banyak kemanfaatan lain dari skripsi yang tidak mungkin diurai satu persatu. Contoh-contoh di atas adalah proses pembelajaran saat berada dalam proses skripsi. Jika skripsi benar-benar dikerjakan dengan kemampuan diri sendiri, mengikuti proses dari awal hingga akhir dengan benar, maka setelah skripsi selesai, kita akan terlahir menjadi seorang "manusia baru". Ya, manusia yang ilmiah, mampu menulis dan mengkonsep, jujur, pekerja keras, disiplin, dan sabar, serta perilaku-perilaku positif lain. Semua itu adalah bekal untuk menjadi orang sukses di masa depan, baik di dunia kerja maupun kehidupan secara umum.
ada yang dapat mengambil hikmah dari postingan di atas??? dibandingkan jurusan kita IKM tercinta.
sumber : http://azuarjuliandi.com/index.php?option=com_content&task=view&id=20&Itemid=1
Belakangan banyak mahasiswa mengeluh tentang semakin sulitnya proses menyusun tugas akhir skripsi di Program Studi Manajemen UMSU.
Untuk mengajukan judul saja mahasiswa harus membuat surat pernyataan tentang originalitas penelitian dan kebenaran lokasi penelitian di atas kertas bermaterai, membawa referensi jurnal-jurnal penelitian, menunjukkan persetujuan dari perusahaan dengan bukti stempel perusahaan di atas formulir pengajuan judul, dan segala hal yang memusingkan mahasiswa. Sepertinya, skripsi menentukan hidup matinya mahasiswa, kalau tidak ikut prosedur, maka mahasiswa bisa tamat riwayatnya. Sebagian mahasiswa mengeluh proses ini terlalu berat, sebagian menganggap skripsi adalah "momok" atau "hantu" yang menakutkan.
Memang belakang program studi membuat kebijakan seperti di atas, kebijakan terakhir adalah membuat surat pernyataan di atas kertas bermaterai. Sebenarnya hal ini tidak perlu dilakukan jika mahasiswa mengikuti prosedur yang telah ada selama ini. Hanya saja belakangan ditemui kasus adanya mahasiswa program studi lain yang memalsukan kop surat perusahaan sekaligus stempelnya. Tentu saja ini perbuatan tercela.
Mengantisipasi terjadinya kasus tersebut maka seluruh program studi sepakat untuk memberlakukan peraturan yang ketat dan terkesan berlebihan. Sebenarnya hal tersebut adalah wajar-wajar saja, untuk kebaikan mahasiswa sendiri dalam proses pembelajaran untuk bertindak benar, berlaku jujur, serius, dan bekerja keras dalam meraih sesuatu hal, termasuk meraih gelar kesarjanaannya.
Mengapa dari dulu hingga sekarang mahasiswa selalu mengalami permasalahan dalam menyelesaikan tugas akhir. Skripsi dianggap momok, hantu yang menakutkan. Skripsi cukup mampu menguras tenaga, pikiran, waktu, dan juga biaya. Skripsi dianggap sebagai sesuatu yang seolah-olah terlalu sakral.
Selain kasus-kasus di atas, mahasiswa kembali memiliki permasalahan seperti kasus-kasus sulitnya proses bimbingan skripsi kepada dosen. Banyak dosen terlalu kritis terhadap penelitian/skripsi mahasiswa, mereka harus melakukan revisi berulang-ulang karena skripsinya belum sempurna. Ada dosen yang rajin membatik setiap halaman skripsi mahasiswa dengan coretan-coretan yang kadang-kadang disertai kalimat-kalimat emosional. Beberapa dosen sibuk dengan statistik yang njelimet membuat pikiran terkuras. Ada juga kasus dosen yang sulit untuk ditemui di kampus karena banyak bisnis di luar atau penuh waktunya untuk mengajar di berbagai universitas lain, anehnya mereka tidak bersedia ditemui di rumah. Lalu harus dimana bertemu dan bagaimana bersikap?
Belum selesai sampai di situ, permasalahan terakhir adalah proses sidang meja hijau. Sidang meja hijau seolah-olah berubah menjadi ajang pembantaian. Beberapa mahasiswa mengalami shock, pingsan, menangis, tubuh berkeringat dingin. Sebagian kecil gagal dalam ujian dan harus mengikuti sidang ulang.
Namun, ada hikmah di sebalik semua proses penelitian dan menyelesaikan skripsi. Skripsi adalah proses pembelajaran untuk melatih otak (intelektual) dan emosional (psikologis), seperti:
* Melatih berpikir ilmiah
* Melatih menulis
* Melatih kejujuran
* Melatih kerja keras
* Melatih kedisiplinan
* Melatih kesabaran
Pertama, melatih berpikir ilmiah. Karena skripsi merupakan program penelitian ilmiah, maka dengan adanya skripsi maka mahasiswa diajak untuk belajar bagaimana berpikir ilmiah yakni rasional (masuk akal), empiris (berdasar pada fakta), dan sistematis (bertahap). Bayangkan seorang mahasiswa jika memiliki nilai-nilai seperti itu di dalam dirinya, maka ia akan menjadi seorang pengambil keputusan yang hebat, misalnya ketika bekerja seusai menyelesaikan pendidikan dan menjadi pimpinan atau manager di tempat ia bekerja. Karena sudah dibiasakan berproses ilmiah maka tidak ada masalah baginya untuk mengambil keputusan untuk sesuatu hal.
Kedua, melatih menulis. Aktivitas menulis, mengkonsep, tidak bisa terhindar dari diri kita. Begitu juga saat berada di dunia kerja, entah itu sebagai atasan yang selalu mengkonsep rencana-rencana strategis bagi organisasinya, atau sebagai bawahan yang kerap mengikuti instruksi atau perintah bawahan untuk mengkonsep sesuatu untuk keperluan tugas. Bayangkan, jika saat menjadi mahasiswa tidak pernah dibiasakan menulis, maka kegiatan konsep-mengkonsep akan menjadi permasalahan yang cukup berarti.
Ketiga, melatih kejujuran. Proses skripsi adalah proses pembelajaran kejujuran. Mengumpulkan data harus jujur, mengolah data harus jujur, demikian juga menganalisis data. Ada praktik-praktik bahwa skripsi mahasiswa tidak dirancang dengan keringat mereka sendiri. Mereka datang ke rental-rental komputer dan membayar dengan sejumlah uang tertentu. Ini artinya mahasiswa tidak bertindak jujur. Skripsi adalah milik diri si mahasiswa sendiri, maka yang mengerjakannyapun harus sendiri. Sering ada sindiran kepada mahasiswa, nanti kalau Anda sudah menikah dan pengen punya anak, bukankah kita yang berproduksi sendiri? Tidak minta orang lain untuk membuatkannya? Sindirannya terdengar sadis memang.
Ketiga, melatih kerja keras. Orang-orang yang sukses di dunia ini adalah mereka yang bekerja keras. Hampir tidak pernah kita mendengar ada orang yang malas tapi sukses dalam kehidupannya. Skripsi adalah proses untuk belajar bekerja keras. Seorang mahasiswa harus meluangkat waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mengumpulkan referensi, datang ke lokasi penelitian, mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, bimbingan, dan seterusnya. Hanya mahasiswa-mahasiswa yang punya keinginan keras yang bisa selesai dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula. Bayangkan bagaimana jika seorang mahasiswa hanya malas-malasan dikost, menonton TV, sibuk keluyuran atau pacaran, tetapi malas untuk mengerjakan tugas akhirnya, mereka akan tertinggal dibanding dengan rekan-rekannya yang bekerja keras memanfaatkan waktu mereka. Kadang-kadang ada mahasiswa yang tidak memiliki jiwa berjuang, gigih, dan mau berkorban. Mereka hanya berharap pertolongan orang lain, tidak memiliki keyakinan jika dirinya pun bisa melakukan.
Keempat, melatih kedisiplinan. Orang yang sukses adalah orang yang disiplin. Perusahaan-perusahaan besar dan profesional membutuhkan orang-orang seperti ini. Seandainya perusahaan tidak menerapkan disiplin, maka pekerjaan akan terbengkalai, target profit tidak akan tercapai, perusahaan tidak mampu membayar kompensasi yang layak kepada karyawannya. Lalu mengapa skripsi dikaitkan dengan kedisiplinan? Proses mengerjakan skripsi memerlukan kedisiplinan tinggi. Kita harus pandai merencanakan waktu dan taat kepada rencana yang telah dibuat. Misalnya kapan harus mengajukan judul, ke perusahaan, seminar, dan bertemu dengan dosen. Pada saat selesai bimbingan dengan dosen, kita perlu memaksanakan diri untuk segera menyempurnakan hasil koreksi dosen, bukannya memperlambat-lambat proses penyempurnaan yang hanya akan memperlambat waktu kita untuk bisa mengikuti sidang meja hijau dan wisuda sarjana.
Melatih kesabaran. Kadang-kadang proses skripsi cukup menyita emosional, seperti timbulnya stress karena menerima amarah dari dosen, kritisnya dosen dalam membimbing, belum lagi jika mengalami kesulitan dalam menjumpai dosen. Sebagai seorang manusia normal maka akan timbul feedback berupa benci, marah, dendam, dan perilaku psikologis lainnya kepada sang dosen. Namun tentu saja sebagai murid perlu patuh dan taat kepada sang dosen. Kita perlu bersikap bagaimana agar sang dosen tidak marah kepada kita saat berbicara kepada mereka, menemui, menelpon, atau memohon waktu kepadanya untuk bisa membimbing skripsi. Bagi sebagian dosen yang memiliki frekuensi kesibukan cukup tinggi, tentu akan mudah terpancing emosinya. Mahasiswa perlu memahami hal tersebut. Anggap saja angin lalu jika dosen meluapkan emosi. Paling-paling hanya sebatas itu saja, jarang ditemui dosen membawa emosinya sepanjang waktu, ia mudah melupakan kejadian sebelumnya. Hari-hari mendatang ia akan bersikap normal kembali.
Banyak kemanfaatan lain dari skripsi yang tidak mungkin diurai satu persatu. Contoh-contoh di atas adalah proses pembelajaran saat berada dalam proses skripsi. Jika skripsi benar-benar dikerjakan dengan kemampuan diri sendiri, mengikuti proses dari awal hingga akhir dengan benar, maka setelah skripsi selesai, kita akan terlahir menjadi seorang "manusia baru". Ya, manusia yang ilmiah, mampu menulis dan mengkonsep, jujur, pekerja keras, disiplin, dan sabar, serta perilaku-perilaku positif lain. Semua itu adalah bekal untuk menjadi orang sukses di masa depan, baik di dunia kerja maupun kehidupan secara umum.
ada yang dapat mengambil hikmah dari postingan di atas??? dibandingkan jurusan kita IKM tercinta.
sumber : http://azuarjuliandi.com/i
cerita di balik berantakannya meja belajar versi 1
hmm...curhat nih dengerin ya sobat.
jujur saya sangat jarang belajar, saat hari-hari kuliah, saat ada ujian, bahkan UAS saya tak selalu belajar. Kalaupun belajar itu karna terpaksa (disuruh pacar atau hal lain yg jelas bukan kesadaran dr saya),...
padahal kamar kos saya lumayan nyaman sebenarnya untuk belajar, di banding kamar saya waktu SMA dulu. Dari semester 1 (sekarang penghujung semester 6, masa UAS) kondisi meja belajar saya, kalau pas rapi tak pernah bertahan lama sering berantakannya. kalau pas rapi juga kadang-kadang rajin rapiin (jika pacar atau temen datang (clasic), dan lo lg bnr2 lg rajin hehehe). hari ketiga UAS saya sadar dan berniat untuk belajar tp karena meja saya berantakan saya harus rapiin dan bersihin dulu...dah disini awal cerita saya...
ketika memilih2 mana bahan ujian buat besok saya pertama menemukan :
1. out line proposal skripsi saya, berturut turut menemukan print out proposal.
- saya ingat waktu itu saya lagi dipusingkan dengan judul proposal karena sudah 3 judul saya (hasil modifikasi kata dari skripsi yg sudah jadi di perpustakaan) di tolak !! lalu "larilah" saya ke UMS surakarta disana saya menemukan 3 judul yg menurut saya menarik, dan 1 judul (yg sudah dimodifikasi tentunya) akhirnya saya dengan pede (berharap tidak ditolak lg) saya menemui dosbing (dosen pembimbing) saya yang saat itu sedang berada di kampus lain (c7 FIS) saya telat tidak bareng teman2 waktu itu, ketika bertemu teman2 yg sudah selesai bimbingan sya menjadi grogi H2C gtu, soalnya temen2 sekelompok dosbing sudah dpt ACC judul semua kecuali saya karena telat. akirnya saya ketemu dengan dosbing ..
dosbing: "kenapa telat ???" langsung ditanya begitu...saya senyum2, to the point saya serahkan outline saya ..."hmmm...dik, judul km ini sederhana tp susah penelitiannya, ,bla bla bla..(intinya disuruh cari judul lg yg banyak) :( . saya sempat "ngeyel" tp beliau malah memojokan saya ..akhirnya saya diberi pencerahan dan beberapa contoh judul ...intinya saya disuruh mencari masalh yg ada di sekitar saya untuk dijadikan judul proposal skripsi..singkat cerita saya menemukan judul baru (hasil searcing internet, sedikit utak atik, mikir ini itu akhirnya dpt judul lg) dan saya tunjukan ke dosbing 2 (seharusnya saya ke dosbing yg kemaren) eh dosbing 2 tanpa bnyak ini itu di ACC judul saya..:) sedikit binggung tp yg jelas waktu itu saya senang sekali...saya menuju dosbing yg kemaren dan ACC lg hahaha Puji Tuhan akhirnya saya ACC juga (padahal awalnya saya optimis melalui tahap outlin proposal dgn lancar eh ini malah paling belakang dpt ACC) mungkin untuk cerita outline proposal cukup disini dulu. (to be continue ...next cerita ujian seminar proposal)
2.Dua Foto saya dengan mantan ukuran A4 (di cetak dengan kertas A4)
- gimana ya kalo cerita mantan saya bakal ingat lagi, tp gp2. ya , foto. hati saya langsung dag dig dug ketika menemukan foto tersebut , 1 foto close up wajah saya dengan dia yang satunya foto saya sedang berada di salah satu tempat wisata di kabupaten karanganyar-jawa tengah. hmmmmmm.....saya menghela nafas (sumpah saat itu saya bahagia dengannya, ingat saat itu (foto) ).....tapi setelah 2-3 menit bernostalgia, "krusek-krusek" saya meremat2 layaknya memeras santan dengan kepalan tangan yg keras. jadilah 2 foto itu bola kertas hahahaa....ya, saya memang marah,kecewa,dan gak mau lg ingat dan memang sudah putus hub. dengan mantan. emosi saya bilang "semoga hidupnya hancur" tp hati saya bilang "semoga dia selalu dalam lindunganNYA) :).....
3. kardus berukuran 10 x 30 cm beserta isinya
- sya juga heran kenapa ada barang ini di box materi (kotak kardus besar, biasa sya gunakan menyimpan materi kuliah) ...saya menemukan kardus berisi CD !!! ya cel*** d*l*m , terdapat 1 buah CD baru, saya ingat waktu itu saya kehabisan CD hehehe belilah saya CD di toko dan dari 3 isinya ternyata masih 1 yg belum saya gunakan dan terselip di BOX saya hihihi....
4. tugas-tugas jadul,kuesioner,dll
selalu teringat bagaimana perjuangan selama semester enam semester paling membuat sya merasa "stress" !! (to be continue ...next resume semester 6)
mungkin bagi anda yg menyenpatkan membaca note ini ...gak penting, oke gp2 memang ini hanya catatan buat sya dan akan berarti suatu saat nanti buat sya atau pun orang lain (mungkin) . . .
KAMAR KOS, 9 JULI 2010 (00.23) jason
jujur saya sangat jarang belajar, saat hari-hari kuliah, saat ada ujian, bahkan UAS saya tak selalu belajar. Kalaupun belajar itu karna terpaksa (disuruh pacar atau hal lain yg jelas bukan kesadaran dr saya),...
padahal kamar kos saya lumayan nyaman sebenarnya untuk belajar, di banding kamar saya waktu SMA dulu. Dari semester 1 (sekarang penghujung semester 6, masa UAS) kondisi meja belajar saya, kalau pas rapi tak pernah bertahan lama sering berantakannya. kalau pas rapi juga kadang-kadang rajin rapiin (jika pacar atau temen datang (clasic), dan lo lg bnr2 lg rajin hehehe). hari ketiga UAS saya sadar dan berniat untuk belajar tp karena meja saya berantakan saya harus rapiin dan bersihin dulu...dah disini awal cerita saya...
ketika memilih2 mana bahan ujian buat besok saya pertama menemukan :
1. out line proposal skripsi saya, berturut turut menemukan print out proposal.
- saya ingat waktu itu saya lagi dipusingkan dengan judul proposal karena sudah 3 judul saya (hasil modifikasi kata dari skripsi yg sudah jadi di perpustakaan) di tolak !! lalu "larilah" saya ke UMS surakarta disana saya menemukan 3 judul yg menurut saya menarik, dan 1 judul (yg sudah dimodifikasi tentunya) akhirnya saya dengan pede (berharap tidak ditolak lg) saya menemui dosbing (dosen pembimbing) saya yang saat itu sedang berada di kampus lain (c7 FIS) saya telat tidak bareng teman2 waktu itu, ketika bertemu teman2 yg sudah selesai bimbingan sya menjadi grogi H2C gtu, soalnya temen2 sekelompok dosbing sudah dpt ACC judul semua kecuali saya karena telat. akirnya saya ketemu dengan dosbing ..
dosbing: "kenapa telat ???" langsung ditanya begitu...saya senyum2, to the point saya serahkan outline saya ..."hmmm...dik, judul km ini sederhana tp susah penelitiannya, ,bla bla bla..(intinya disuruh cari judul lg yg banyak) :( . saya sempat "ngeyel" tp beliau malah memojokan saya ..akhirnya saya diberi pencerahan dan beberapa contoh judul ...intinya saya disuruh mencari masalh yg ada di sekitar saya untuk dijadikan judul proposal skripsi..singkat cerita saya menemukan judul baru (hasil searcing internet, sedikit utak atik, mikir ini itu akhirnya dpt judul lg) dan saya tunjukan ke dosbing 2 (seharusnya saya ke dosbing yg kemaren) eh dosbing 2 tanpa bnyak ini itu di ACC judul saya..:) sedikit binggung tp yg jelas waktu itu saya senang sekali...saya menuju dosbing yg kemaren dan ACC lg hahaha Puji Tuhan akhirnya saya ACC juga (padahal awalnya saya optimis melalui tahap outlin proposal dgn lancar eh ini malah paling belakang dpt ACC) mungkin untuk cerita outline proposal cukup disini dulu. (to be continue ...next cerita ujian seminar proposal)
2.Dua Foto saya dengan mantan ukuran A4 (di cetak dengan kertas A4)
- gimana ya kalo cerita mantan saya bakal ingat lagi, tp gp2. ya , foto. hati saya langsung dag dig dug ketika menemukan foto tersebut , 1 foto close up wajah saya dengan dia yang satunya foto saya sedang berada di salah satu tempat wisata di kabupaten karanganyar-jawa tengah. hmmmmmm.....saya menghela nafas (sumpah saat itu saya bahagia dengannya, ingat saat itu (foto) ).....tapi setelah 2-3 menit bernostalgia, "krusek-krusek" saya meremat2 layaknya memeras santan dengan kepalan tangan yg keras. jadilah 2 foto itu bola kertas hahahaa....ya, saya memang marah,kecewa,dan gak mau lg ingat dan memang sudah putus hub. dengan mantan. emosi saya bilang "semoga hidupnya hancur" tp hati saya bilang "semoga dia selalu dalam lindunganNYA) :).....
3. kardus berukuran 10 x 30 cm beserta isinya
- sya juga heran kenapa ada barang ini di box materi (kotak kardus besar, biasa sya gunakan menyimpan materi kuliah) ...saya menemukan kardus berisi CD !!! ya cel*** d*l*m , terdapat 1 buah CD baru, saya ingat waktu itu saya kehabisan CD hehehe belilah saya CD di toko dan dari 3 isinya ternyata masih 1 yg belum saya gunakan dan terselip di BOX saya hihihi....
4. tugas-tugas jadul,kuesioner,dll
selalu teringat bagaimana perjuangan selama semester enam semester paling membuat sya merasa "stress" !! (to be continue ...next resume semester 6)
mungkin bagi anda yg menyenpatkan membaca note ini ...gak penting, oke gp2 memang ini hanya catatan buat sya dan akan berarti suatu saat nanti buat sya atau pun orang lain (mungkin) . . .
KAMAR KOS, 9 JULI 2010 (00.23) jason
lagu yang buatku nangis T_T
You turn your head and crying
I hate you being like this, that’s why I’m crying too
I’m missing you, missing you so much that I’m hurt
Hope you’ll be happy with my love even if I’m dead
Haaa…..
Turn your head if you’re tired, I’ll be there
Because I left your tears behind
I left you first because I don’t want to see you alone…
Since now I can’t love you anymore
I’m missing you so much that I’m hurt
I hope you’ll be happy with my love even if I’m dead
I Hope you’ll be happy….hope you’ll be happy
I hate you being like this, that’s why I’m crying too
I’m missing you, missing you so much that I’m hurt
Hope you’ll be happy with my love even if I’m dead
Haaa…..
Turn your head if you’re tired, I’ll be there
Because I left your tears behind
I left you first because I don’t want to see you alone…
Since now I can’t love you anymore
I’m missing you so much that I’m hurt
I hope you’ll be happy with my love even if I’m dead
I Hope you’ll be happy….hope you’ll be happy
Langganan:
Postingan (Atom)



